IAIN Pontianak

Sokong Transformasi Menuju UIN, Pascasarjana IAIN Pontianak Perkuat Komitmen di Raker 2026

Singkawang (iainptk.ac.id) 13 Februari 2026 – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) tahun 2026 di Hotel Dangau Resort, Singkawang. Agenda tahunan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh unit, termasuk Pascasarjana, untuk menyelaraskan langkah demi memuluskan transformasi institusi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Pontianak.

Raker yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Februari ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Syarif, dan dihadiri oleh 112 pimpinan di lingkungan kampus.

Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK) IAIN Pontianak, Dr. H. Moh. Junaidin, dalam laporannya menjelaskan bahwa Raker kali ini mengusung tema “Konsolidasi Kinerja dan Budaya Mutu dalam Mendukung Transformasi IAIN Pontianak menuju Universitas Islam Negeri”.

“Tujuannya adalah menyelaraskan program kerja seluruh unit dengan prioritas pengembangan institusi, sekaligus memperkuat komitmen terhadap budaya mutu dan tata kelola yang akuntabel,” jelas Dr. Junaidin.

Senada dengan hal tersebut, Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Syarif, menekankan bahwa Raker bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen untuk memastikan target capaian kinerja terukur dengan baik.

“Kita tidak hanya menyusun program, tetapi memastikan setiap rencana memiliki indikator yang jelas, realistis, dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan,” tegas Prof. Syarif di hadapan para pimpinan unit dan tenaga kependidikan.

Salah satu unit strategis yang menyatakan kesiapannya dalam transformasi ini adalah Pascasarjana. Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak, Dr. Syamsul Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung visi besar tersebut.

Menurut Dr. Syamsul, Raker ini menjadi titik pijak penting untuk mengonsolidasikan kekuatan akademik yang ada di Pascasarjana guna memenuhi prasyarat menjadi universitas.

“Raker ini sangat penting, terutama di tengah kesiapan kita menuju UIN. Dalam hal ini, Pascasarjana dengan segala sumber dayanya siap muluskan rencana bersama menuju UIN Pontianak,” ujar Dr. Syamsul saat dimintai pendapatnya di sela-sela kegiatan.

Transformasi menjadi UIN Pontianak diharapkan tidak hanya menjadi perubahan status administratif, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan Islam yang signifikan bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Penulis : Syamsul

Editor : Bambang