IAIN Pontianak

Syamratun Nurjannah Raih Best Paper ke-3 pada International Conference of Islamic Economics and Business 2025

Jambi (iainptk.ac.id) 14/11/2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak. Dosen sekaligis Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Syamratun Nurjannah, berhasil meraih Best Paper ke-3 dalam ajang bergengsi The International Conference of Islamic Economics and Business (ICIEB) 2025 yang diselenggarakan oleh Faculty of Islamic Economics and Business, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada Selasa–Kamis, 11–14 November 2025.

Dalam konferensi internasional yang diikuti oleh puluhan peneliti, dosen, dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri tersebut, Syamratun tampil bersama tim penelitinya yang terdiri dari Dr. Samsul Hidayat, M.A, Muhammad Nurauliaurrahman Alfaridzy, dan Riska Chairunnisa Siregar. Makalah yang mereka presentasikan berjudul “Digitalization of Halal Markets and Sharia E-Commerce: Reassessing Sharia Compliance and Ethical Consumerism in the Age of Technological Disruption.”

Penelitian tersebut menyoroti dinamika transformasi pasar halal dan perkembangan e-commerce syariah di tengah disrupsi teknologi. Dengan pendekatan analitis yang kuat, tim peneliti menekankan pentingnya penilaian ulang (reassessment) terhadap kepatuhan syariah, etika konsumsi, dan mekanisme perlindungan konsumen Muslim dalam ekosistem digital. Makalah ini dinilai dewan juri memiliki kombinasi unggul antara kebaruan ide, kekuatan metodologi, dan relevansi global terhadap isu halal economy yang terus berkembang.

Dekan FEBI IAIN Pontianak, Dr. Samsul Hidayat, M.A, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata kemampuan dosen dan mahasiswa FEBI dalam bersaing di tingkat internasional. “Syamratun dan tim telah menunjukkan kualitas penelitian yang membanggakan. Ini mengukuhkan posisi FEBI IAIN Pontianak sebagai fakultas yang aktif berkontribusi dalam diskursus akademik global, terutama dalam isu digitalisasi ekonomi halal,” ujarnya.

Syamratun Nurjannah, dalam wawancara singkat seusai pengumuman pemenang, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Ia berharap pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa dan dosen lain untuk aktif melakukan riset dan publikasi ilmiah. “Prestasi ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk FEBI dan IAIN Pontianak. Semoga semakin banyak mahasiswa yang berani tampil dalam forum ilmiah internasional,” ujarnya.

Penyelenggaraan ICIEB 2025 di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menjadi ruang penting bagi para akademisi untuk berdiskusi mengenai isu-isu kontemporer dalam ekonomi Islam, termasuk keuangan syariah, teknologi digital, pemberdayaan ekonomi umat, dan dinamika pasar halal global. Partisipasi FEBI IAIN Pontianak dalam forum ini juga merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi riset lintas universitas.

Prestasi Syamratun Nurjannah dalam meraih Best Paper ke-3 menambah deretan capaian FEBI IAIN Pontianak di kancah nasional dan internasional. Ke depan, fakultas berkomitmen terus mendorong budaya riset, inovasi ilmiah, serta penguatan kompetensi mahasiswa dan dosen untuk menjawab tantangan ekonomi syariah di era digital.

Editor : BEP