IAIN Pontianak

Tinjau Lokasi Seluas 20 Hektare di Kubu Raya, Rektor: Ini Rencana Lahan Kampus 2 IAIN Pontianak

Kubu Raya (iainptk.ac.id) Rabu, 12 Agustus 2026 – Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan yang direncanakan menjadi Kampus 2 IAIN Pontianak, di Kabupaten Kubu Raya, dekat Bandara Supadio, Rabu (12/8/2026). Kegiatan peninjauan ini turut didampingi Kabag ULA, M. Syahrun, MM., Dr. Rahmap, M.Pd., Tim Humas, serta Tim Munzalan yang bertindak sebagai penunjuk arah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Wajidi menyampaikan rasa syukurnya dapat meninjau langsung lahan yang digadang-gadang menjadi lokasi pengembangan kampus di masa depan. “Alhamdulillah, saat ini saya sedang berada di lokasi yang kita rencanakan untuk pengembangan IAIN ke depan. Insya Allah, mudah-mudahan Allah menghendaki, inilah lokasi perencanaan untuk Kampus 2 IAIN Pontianak,” ujarnya.

Prof. Wajidi memaparkan, luas lahan yang ditinjau mencapai sekitar 20 hektare, dengan akses jalan raya yang sudah cukup baik selebar 8 hingga 12 meter. Ia juga menjelaskan kondisi lahan yang sempat terbakar. “Karena area ini sempat terbakar—bukan dibakar, ya—panjang lahan ke dalam mencapai sekitar 1 kilometer dengan lebar sekitar 200 meter. Inilah rencana lokasi Kampus 2 IAIN Pontianak,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Prof. Wajidi menyampaikan bahwa apabila lahan tersebut resmi menjadi milik IAIN Pontianak, maka salah satu syarat penting untuk bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) akan terpenuhi. “Jika lahan ini sudah resmi menjadi milik IAIN Pontianak, maka insya Allah syarat untuk bertransformasi menjadi UIN sudah terpenuhi. Oleh karena itu, kami memohon doa kepada Allah SWT serta mengajak seluruh pihak untuk saling membangun kolaborasi dan memberikan dukungan,” ungkapnya.

 

Ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Daerah—khususnya Kabupaten Kubu Raya—serta seluruh keluarga besar IAIN Pontianak, agar rencana kepemilikan lahan Kampus 2 ini dapat terwujud.

Prof. Wajidi juga menyampaikan visinya untuk menjadikan lahan tersebut sebagai kampus hijau yang berkelanjutan. “Dengan diawali dari lahan yang begitu luas ini, kita dapat mendesainnya menjadi sebuah Green Campus—kampus hijau yang berkelanjutan dan berdampak. Ke depannya, kawasan ini akan kita tata sesuai dengan prioritas program Kementerian Agama untuk mewujudkan kampus berbasis lingkungan,” pungkasnya.

Penulis : Humas IAIN Pontianak
Editor : Bambang

Scroll to Top