IAIN Pontianak

Yudisium Fakultas Syariah IAIN Pontianak, Rektor Tekankan Empat Fondasi Hadapi Kehidupan Pascakuliah

Pontianak (iainptk.ac.id) Senin, 24 Agustus 2026 — Fakultas Syariah IAIN Pontianak menggelar Yudisium bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di Gedung Aula A. Rani IAIN Pontianak, Senin (24/8/2026). Mengusung tema “Success is not luck, it’s efforts every day”, kegiatan ini menjadi momentum bagi para peserta yudisium untuk merefleksikan perjalanan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Pontianak, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum., menyampaikan bahwa yudisium merupakan momentum penting yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan tanggung jawab akademiknya. Menurutnya, pencapaian tersebut juga menjadi bukti perjuangan mahasiswa dalam memenuhi harapan dan tanggung jawab kepada orang tua.

“Hari ini adalah hari kalian diakad, dan membuktikan bahwa diri kalian mampu menyelesaikan tanggung jawab kalian kepada orang tua kalian,” ujar Firdaus.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus turut menyampaikan sebuah kutipan yang menggambarkan besarnya peran dan pengorbanan orang tua di balik keberhasilan seorang anak.

“Dunia bisa melihat kesuksesan saya, tapi tidak seorang pun yang bisa melihat usaha orang tua saya.”

Ia mengingatkan para peserta yudisium bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari perjalanan. Kehidupan yang akan dihadapi setelah lulus, menurutnya, memiliki tantangan yang tidak kalah kompleks, bahkan dapat lebih rumit dibandingkan masa perkuliahan.

“Perlu diingat, kehidupan yang akan Anda jalani ke depannya setelah ini bahkan lebih rumit dari yang lalu,” tuturnya.

Dr. Firdaus juga menyebut pelaksanaan yudisium kali ini memiliki dua keberkahan. Selain dilaksanakan sehari menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Rektor IAIN Pontianak yang baru, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.A.

Ia menilai sosok Rektor IAIN Pontianak memiliki sejumlah modalitas kepemimpinan yang dapat menjadi teladan bagi para mahasiswa dalam memasuki dunia baru setelah menyelesaikan pendidikan.

“Figur rektor kita ini sudah mencakup empat modalitas sebagai pemimpin yang baik, yaitu modal ekonomi, sosial, kultur dan simbol. Figur seperti ini yang kalian harus contoh di dunia baru setelah kalian wisuda nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.A., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas keberhasilan menyelesaikan studi. Namun, ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari keberkahan dan pertolongan Allah SWT.

“Pertama, selamat kepada kalian karena telah menyelesaikan studi. Tetapi perlu diingat, keberhasilan kalian saat ini tidak akan terjadi tanpa intervensi keberkahan dari Allah SWT,” ungkap Wajidi.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan empat hal yang perlu menjadi fondasi bagi para lulusan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan menghadapi dunia setelah perkuliahan.

Pertama, para lulusan harus tetap memiliki kapasitas ilmu sebagai modal utama dalam menjalani kehidupan. Ilmu yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan akademik, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kedua, lulusan perlu terus melakukan pemanfaatan dan peningkatan keterampilan (skill). Menurutnya, perkembangan dunia yang semakin dinamis menuntut setiap individu untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar mampu menghadapi berbagai tantangan.

Ketiga, para lulusan harus memiliki karakter yang kokoh. Kapasitas ilmu dan keterampilan perlu diiringi dengan karakter yang kuat agar dapat menjadi bekal dalam mengambil keputusan dan menjalankan peran di tengah masyarakat.

Keempat, lulusan harus adaptif terhadap lingkungan dan perkembangan zaman. Kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan menjadi penting agar ilmu dan keterampilan yang dimiliki tetap relevan serta mampu memberikan kontribusi di berbagai bidang.

Yudisium Fakultas Syariah IAIN Pontianak ini pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali bahwa keberhasilan bukan semata-mata hasil dari keberuntungan. Sebagaimana tema yang diusung, “Success is not luck, it’s efforts every day,” kesuksesan merupakan hasil dari usaha yang dilakukan secara konsisten, disertai doa, keberkahan, ilmu, keterampilan, karakter, dan kemampuan beradaptasi.

Dengan berakhirnya masa studi, para peserta yudisium diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Syariah IAIN Pontianak untuk berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat serta menjadi insan yang berilmu, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Penulis : Aditya

Editor : Bambang

Scroll to Top