IAIN Pontianak

M. Syahrun Dilantik Jadi Ketua LPK Kwarran Pramuka Pontianak Selatan, Dorong Penguatan Karakter Generasi Digital

Pontianak (iainptk.ac.id) Kamis, 27 Agustus 2026 – Muhammad Syahrun, S.E., M.M., dikukuhkan sebagai Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Pontianak Selatan masa bakti 2026–2029. Pelantikan berlangsung dalam rangkaian Pelantikan Pengurus Mabiran, LPK, Kwarran, Dewan Kehormatan, dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Pontianak Selatan, di Aula Kantor Camat Pontianak Selatan, Kamis (27/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, M. Syahrun yang juga merupakan Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (Kabag ULA) IAIN Pontianak, menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pesatnya penggunaan media sosial di kalangan generasi muda, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan. “Generasi muda sekarang menghadapi perkembangan teknologi yang sangat pesat dan banyak menggunakan media sosial. Karena itu, Pramuka harus mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap tidak meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan,” ujarnya.

Ia menilai Pramuka tidak hanya menjadi ruang bagi kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan formal, tetapi juga memiliki berbagai kegiatan nonakademis yang dapat menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda dapat mengembangkan berbagai keterampilan, kecakapan, kemandirian, serta karakter yang dibutuhkan dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat. “Pramuka memiliki kegiatan nonakademis yang dapat membentuk keterampilan, kecakapan, kemandirian, dan karakter generasi muda. Ini yang harus terus kita perkuat,” jelasnya.

Sebagai Ketua LPK Kwarran Pontianak Selatan, Syahrun menjelaskan bahwa LPK memiliki peran dalam pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan kegiatan di lingkungan Kwartir Ranting Pontianak Selatan. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan program kerja kepengurusan dapat berjalan dengan baik, melalui berbagai kegiatan organisasi, termasuk rapat dan evaluasi terhadap pelaksanaan program. “Pengawasan dilakukan untuk memastikan program kerja yang telah disusun dapat berjalan dengan baik. Tentunya ini juga dilakukan melalui rapat dan evaluasi,” ungkapnya.

Memasuki masa bakti 2026–2029, M. Syahrun berharap kepengurusan baru mampu membawa Kwartir Ranting Pontianak Selatan menjadi organisasi yang semakin progresif dan maju, dengan menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarunsur dalam menjalankan program-program kepramukaan. “Harapannya, kepengurusan yang baru ini bisa membuat Kwarran Pontianak Selatan semakin progresif dan maju. Untuk mewujudkannya tentu diperlukan sinergi dan kolaborasi,” katanya.

Ia juga berharap program-program yang dilaksanakan tidak hanya berjalan sebagai agenda organisasi, tetapi mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya melalui kegiatan-kegiatan Pramuka. “Yang paling penting, program yang dibuat dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya melalui kegiatan Pramuka,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus Mabiran, LPK, Kwarran, Dewan Kehormatan, dan DKR Pontianak Selatan masa bakti 2026–2029 ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah, sekaligus menjadi bukti kiprah keluarga besar IAIN Pontianak dalam pembinaan generasi muda di luar lingkungan kampus.

Penulis : Jul Fiansyah (Gen HI 1)
Editor : Bambang

Scroll to Top