IAIN Pontianak

FEBI IAIN Pontianak Awali Semester Baru dengan Selawat Bersama dan Penguatan Nilai Keilmuan

Pontianak (iainptk.ac.id) —Senin, 21 September 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak mengawali perkuliahan semester baru dengan kegiatan Doa dan Selawat Bersama sekaligus pembukaan perkuliahan semester ganjil. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FEBI tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, pengurus organisasi kemahasiswaan, serta mahasiswa. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Nabi karya Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi dan selawat bersama sebagai momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw. sekaligus mempersiapkan sivitas akademika menghadapi semester baru.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Dekan FEBI serta tausiah singkat yang disampaikan oleh Wakil Rektor I IAIN Pontianak, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum., yang hadir mewakili Rektor. Dalam arahannya, Wakil Rektor I menekankan pentingnya membentuk karakter insan kamil yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual, religiositas, dan etika moral. Ia mengajak mahasiswa untuk menjadikan akhlak Nabi Muhammad saw. sebagai teladan dalam kehidupan akademik maupun bermasyarakat. “Kalau adab di atas ilmu, berarti fondasi adab adalah ilmu. Karena dia berada di atas, yang menopangnya adalah ilmu,” tegasnya di hadapan para peserta.

Dalam penyampaiannya, Wakil Rektor I juga menegaskan bahwa ilmu agama dan ilmu umum tidak seharusnya dipisahkan. Ilmu ekonomi, bisnis, akuntansi, dan perbankan yang dipelajari mahasiswa merupakan bagian dari ilmu yang bersumber dari Allah Swt. sehingga perlu diarahkan untuk memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Menuntut ilmu juga dipandang sebagai kewajiban bagi setiap muslim, bukan hanya sebagai bekal akademik dan profesional, tetapi juga sebagai sarana ibadah, menegakkan keadilan, dan mewujudkan kesejahteraan.

Selain penguatan nilai keilmuan dan keagamaan, budaya literasi turut menjadi perhatian dalam arahan Wakil Rektor I. Mahasiswa didorong untuk meningkatkan minat membaca guna mengasah nalar kritis, memperluas cakrawala berpikir, serta memperkuat kemampuan menyampaikan argumentasi secara ilmiah. Kemajuan teknologi informasi dan penggunaan telepon pintar juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif dengan mengakses berbagai referensi digital yang bermutu untuk memperdalam pemahaman terhadap konsep dan istilah terkini di bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Pesan juga disampaikan kepada para dosen agar senantiasa menjiwai profesinya sebagai pelayan dan pengabdi masyarakat. Dosen diharapkan dapat memudahkan proses penyampaian ilmu serta memberikan pelayanan dan bimbingan akademik yang humanis kepada mahasiswa. “Status dosen bukanlah seorang penguasa. Status dosen adalah sosok mengabdi, seorang pengabdi,” ungkap Wakil Rektor I, menegaskan pentingnya membangun hubungan akademik yang dialogis dan berorientasi pada pelayanan.

Sejalan dengan arahan tersebut, Dekan FEBI, Dr. Luqman, S.H.I., M.Si., turut mengingatkan mahasiswa mengenai pentingnya ketertiban administrasi perkuliahan, khususnya dalam pengisian dan penyelesaian Kartu Rencana Studi (KRS). Pengingat ini disampaikan agar proses perkuliahan semester ganjil dapat segera berjalan secara tertib setelah jadwal perkuliahan mengalami penundaan selama satu minggu dari jadwal semula, yakni 14 September 2026. Pada hari yang sama, para dosen juga melakukan konfirmasi dan persetujuan KRS mahasiswa guna memastikan administrasi akademik dapat diselesaikan.

Dalam menghadapi dinamika dan kendala selama perkuliahan, mahasiswa juga dihimbau untuk mengedepankan komunikasi formal dan santun. Jika menghadapi persoalan akademik, mahasiswa diminta berkonsultasi secara langsung dengan Dosen Penasihat Akademik (PA) maupun pihak terkait, bukan menyampaikan keluhan melalui media sosial. Komunikasi yang terbuka dan dialogis dinilai penting untuk membangun rasa saling memahami serta menciptakan lingkungan akademik yang kondusif.

Wakil Rektor I juga mengingatkan mahasiswa untuk terus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap pendidikan yang sedang ditempuh. Ia mengajak mahasiswa mengingat jerih payah, doa, dan pengorbanan orang tua yang telah mendukung biaya pendidikan. Pengorbanan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, dan penuh tanggung jawab.

Menutup arahannya, Wakil Rektor I kembali menekankan pentingnya menjadikan ilmu sebagai bekal untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya mengejar pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, akhlak, dan semangat pengabdian. “Success is not luck, but it’s effort everyday,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Doa dan Selawat Bersama sekaligus pembukaan perkuliahan semester baru ini, FEBI IAIN Pontianak tidak hanya menandai dimulainya aktivitas akademik, tetapi juga memperkuat komitmen untuk membangun sivitas akademika yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Semangat tersebut diharapkan menjadi landasan bagi mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran sekaligus mengamalkan ilmu yang diperoleh sebagai bagian dari ibadah dan kemaslahatan bersama.

Penulis : Fitri & Fifi

Editor : Bambang

Scroll to Top