IAIN Pontianak

Pusat Bahasa Menjadi Jantung Peradaban Keilmuan, Tes ALPA 2026 Resmi di Buka

Pontianak (iainptk.ac.id) Senin, 5 Oktober 2026 – Wakil Rektor I Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak secara resmi membuka kegiatan Arabic Language Proficiency Assessment (ALPA) Tahun 2026. Pembukaan yang berlangsung pada Senin (5/9) pagi ini dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (Warek I) IAIN Pontianak, Dr. Firdaus Ahmad, M.Hum., yang hadir mewakili Rektor.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Kerjasama FEBI, Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa, para pengelola Pusat Bahasa, serta mahasiswa yang akan mengikuti tes pada sesi pertama.

Dalam sambutannya, Dr. Firdaus Ahmad menegaskan peran krusial bahasa dalam kehidupan akademik dan pembentukan peradaban. Jika sebelumnya perpustakaan dianggap sebagai jantung perguruan tinggi, menurutnya kini peran tersebut sejatinya dipegang oleh bahasa. Hal ini mengingat perpustakaan fisik telah bertransformasi ke bentuk digital di dunia maya, sementara bahasa merupakan wadah utama bagi ilmu pengetahuan.

“Language is home of knowledge. Bahasa adalah rumah bagi pengetahuan, dan pengetahuan itu adalah salah satu fondasi bagi terbentuknya sebuah peradaban,” tegasnya.

Dr. Firdaus mengungkapkan komitmennya untuk menjadikan Pusat Bahasa sebagai titik awal (starting point) pengembangan peradaban keilmuan di IAIN Pontianak. Langkah strategis ini sejalan dengan upaya dan doa bersama agar IAIN Pontianak segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Ia juga menguraikan makna mendalam bahasa dan struktur berpikir logis yang berakar dari konsep logos. Logika diartikan sebagai kesesuaian antara pernyataan dan kenyataan, yang tecermin melalui tutur kata, tulisan, hingga sikap dan isyarat sehari-hari. Oleh karena itu, adab dan kelogisan berpikir sivitas akademika sangat ditentukan oleh cara mereka berbahasa.

Guna memperkuat peran tersebut, pengelola Pusat Bahasa didorong untuk segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan fakultas-fakultas di lingkungan IAIN Pontianak agar dapat mengakomodasi kebutuhan akademik mahasiswa di seluruh lini.

Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa,  Fitri Susanti Ilyas, S.Pd., M.A., dalam kesempatan ini menyampaikan. Pelaksanaan tes ALPA 2026 dirancang sebagai acuan bagi mahasiswa untuk mengukur serta meningkatkan kemampuan bahasa asing mereka. Hasil asesmen ini diharapkan menjadi standar evaluasi agar mahasiswa menyadari level kemampuan bahasanya saat ini serta terdorong untuk mengembangkannya di masa depan. Penilaian ini juga menjadi langkah penting untuk mendukung berbagai program beasiswa dan pertukaran mahasiswa.

Tes ALPA berlangsung pada 5–9 Oktober 2026 di Gedung FTIK lantai 5. Peserta tes adalah mahasiswa S1 dan pascasarjana angkatan 2025, dengan total sekitar 1.300 mahasiswa.

Rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Agus Ihsan, M.Pd., dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pimpinan dan peserta. Usai sesi pembukaan, para peserta tes sesi pertama langsung diarahkan menuju ruang ujian masing-masing untuk mengikuti asesmen secara tertib.

Penulis : BEP

Editor : Bambang

Scroll to Top