Pontianak (iainptk.ac.id) Rabu, 07 Oktober 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Antasari Banjarmasin melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus penguatan kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak, (7/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang 408, Lantai 4 Gedung Pascasarjana IAIN Pontianak.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus mendiskusikan peluang kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah diseminasi hasil penelitian LITAPDIMAS serta pengembangan kolaborasi antara UIN Antasari Banjarmasin dan IAIN Pontianak.
Ketua LP2M IAIN Pontianak, Dr. Syarifah Aminah, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh jajaran LPPM UIN Antasari Banjarmasin. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru LP2M IAIN Pontianak untuk membangun jejaring kerja sama, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat di tingkat regional.
“Kami ucapkan terima kasih kepada UIN Antasari karena sudah menjadi tamu pertama di bidang lembaga pengabdian kemasyarakatan di IAIN Pontianak. Kami merupakan kepengurusan baru di sini, tetapi kami sangat antusias terhadap kolaborasi mengenai PKM di tingkat regional,” ujarnya.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan diskusi yang bermanfaat bagi kedua institusi, terutama melalui pertukaran informasi, pengetahuan, dan pengalaman dalam pelaksanaan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Kami harap kunjungan ini menjadi suatu diskusi yang bermanfaat, sehingga kita bisa saling bertukar informasi, ilmu dan sebagainya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPPM UIN Antasari Banjarmasin, Dr. H. Hasni Noor, M.Ag., mengungkapkan apresiasinya atas sambutan yang diberikan oleh IAIN Pontianak. Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi langkah perdana bagi pihaknya dalam memperkuat kerja sama di bidang penelitian kemasyarakatan dan kebudayaan.
“Pertama saya ucapkan terima kasih atas sambutan hangatnya. Kunjungan ini juga perdana bagi kami dalam bidang penelitian kemasyarakatan dan kebudayaan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga perguruan tinggi Islam di kawasan Borneo memiliki arti penting, terutama dalam upaya menjaga dan mengembangkan kebudayaan yang ada di wilayah tersebut. Kerja sama juga diharapkan tidak berhenti pada tingkat regional, tetapi dapat berkembang hingga ke ranah internasional.
“Kami harap kerja sama ini mampu meningkatkan dan menjaga kebudayaan di Borneo kita. Tidak hanya dalam lingkup Borneo, tapi kami juga ingin berkontribusi dan berkolaborasi di tingkat internasional,” tuturnya.
Dukungan terhadap penguatan kerja sama tersebut juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Pontianak, Prof. Dr. Zaenuddin, M.A. Ia menegaskan bahwa IAIN Pontianak memberikan dukungan terhadap berbagai bentuk kerja sama kelembagaan yang telah berjalan maupun yang akan dikembangkan di masa mendatang.
“Jelas kami sangat support bentuk kerja sama kelembagaan ini, baik yang sudah berjalan ataupun yang akan berjalan nanti,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara kedua perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, seperti penelitian, konferensi, dan forum akademik. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas dan jejaring akademik kedua institusi.
“Beberapa yang biasa kita lakukan bersama yaitu penelitian, konferensi, dan forum academic. Semoga kerja sama ini dapat berlangsung dalam waktu yang tak putus, dan mampu meningkatkan kualitas penelitian kita di ranah internasional,” pungkasnya.
Pertemuan antara LPPM UIN Antasari Banjarmasin dan LP2M IAIN Pontianak diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kolaborasi yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kebudayaan, serta pengembangan jejaring akademik di tingkat regional Borneo hingga internasional.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang



