Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 28 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak menyelenggarakan Workshop Membangun Kolaborasi Efektif dan Literasi AI untuk Smart Campus bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) FTIK Tahun 2026 pada Selasa (28/7/2026), bertempat di Maestro Hotel Pontianak. Kegiatan ini menghadirkan Edi Suprianto, S.E. sebagai narasumber dan diikuti oleh tenaga kependidikan FTIK sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi.
Sambutan pertama oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Pontianak, Dr. H. Moh. Junaidin, S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tenaga kependidikan harus tetap menjaga kualitas dan profesionalisme, terutama dalam menghadapi dinamika kepemimpinan serta perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Menurutnya, kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan pengaruh besar terhadap berbagai aspek pekerjaan, sehingga penguasaan literasi AI menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, workshop ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan pemahaman tenaga kependidikan agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dalam mendukung terwujudnya Smart Campus.
“Kita sebagai tenaga kependidikan harus tetap menjadi tendik yang berkualitas. Pengaruh AI pada era sekarang sangat besar, sehingga kegiatan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan mengenai AI. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Smart Campus sekaligus bijak dalam mengelola informasi. Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat meningkatkan kapasitas kita sebagai tenaga kependidikan,” pesannya.
Ketua panitia, Helva Zurayah, S.Pd., M.Ag., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III FTIK, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan publik yang profesional tanpa mengesampingkan norma dan etika pelayanan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan dirancang tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan AI dalam dunia kerja.
“Diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis mengenai AI, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk mengimplementasikannya dalam pekerjaan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FTIK IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag., menekankan bahwa workshop merupakan sarana penting untuk meningkatkan kualitas individu sekaligus memperkuat kualitas pelayanan di setiap unit kerja.
Ia menyampaikan bahwa pelayanan yang baik merupakan pelayanan yang terus berkembang secara progresif dan didukung oleh kedisiplinan seluruh tenaga kependidikan. Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu mempercepat proses kerja sehingga pelayanan kepada sivitas akademika menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien.
Lebih lanjut, ia berharap pemanfaatan teknologi AI dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan sistem pelayanan berbasis paperless di lingkungan FTIK IAIN Pontianak.
“Dengan literasi AI yang semakin baik, kita berharap ke depan mampu membangun sistem pelayanan paperless yang efektif serta memiliki jejak digital sebagai bukti pelayanan. Inilah salah satu langkah nyata menuju terwujudnya Smart Campus di IAIN Pontianak,” ungkapnya.
Melalui workshop ini, FTIK IAIN Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat kolaborasi antarunit kerja, serta menghadirkan layanan akademik dan administrasi yang semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada transformasi digital.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang





