Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab menyelenggarakan Semarak Khazanah Arab Khatulistiwa atau biasa disingkat SEZARAH. Acara ini diselenggarakan mulai tanggal 16 s.d. 21 April 2018 berlokasi di Lapangan Volly dan selasar Auditorium Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak. Agenda yang dilaksanakan yaitu, Lomba Taqdimul Qissah, Pidato Bahasa Arab, Debat Bahasa Arab, Baca Kitab Kuning, Mewarnai, dan Kaligrafi. Tidak hanya itu ada agenda menarik lainnya seperti, SEZARAH Bershalawat yang bekerjasama dengan KBM IAIN Pontianak, Islamic Book Fair, Food Festival, Seminar Bahasa Arab, dan sebagai penutup acara yaitu Arabian Night.

Ketua HMJ Pendidikan Bahasa Arab, Ruslan Haerul Saleh menjelaskan jika tujuan diadakannya rangkaian kegiatan ini yang paling utama sebagai ajang silaturahmi dengan seluruh pecinta bahasa Arab baik di lingkungan kampus, alumni, maupun masyarakat pada umumnya. Selain itu juga sebagai ajang promosi Jurusan Bahasa Arab FTIK IAIN Pontianak kepada masyarakat luas.

“Kita ingin memunculkan kembali minat para pemuda dalam berbahasa Arab. Selama  ini bahasa Arab seringkali dianggap ketinggalan zaman, akan tetapi dengan kegiatan ini kita bisa membuktikan kepada semua orang bahwa bahasa Arab itu sangat menarik.” tuturnya.

Dekan Fakutas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd menjelaskan jika pihak fakultas memberikan apresiasi yang luar biasa terkait terselenggaranya kegiatan Semarak Khazanah Arab Khatulistiwa. Ia mengaku jika kegiatan yang mereka lakukan tersebut berdampak kepada hal positif dan relevan terhadap akreditasi jurusan yang berdampak pula pada akreditasi institusi.

Selain itu kegiatan ini juga sebagai ajang promosi bagi IAIN Pontianak khususnya FTIK dan lebih khusus lagi Jurusan PBA kepada masyarakat luas. Dengan kegiatan ini masayarakat bisa melihat perkembangan IAIN Pontianak seperti perubahan fisik, jumlah mahasiswa, dan aspek iklim organisai di IAIN Pontianak yang dapat meningkatkan minat masyarakat untuk masuk ke IAIN Pontianak.

“Menurut saya kegiatan ini sangat relevan. Oleh karena itu ke depannya kegiatan seperti ini harus didukung dan ditingkatkan lagi.” katanya.

Lebih lanjut Dekan FTIK mengungkapkan, bagi kepengurusan HMJ, kegiatan ini nantinya dapat menjadi ajang menumbuhkan karakter pemimpin dan nantinya hal ini menjadi modal bagi mereka setelah lulus atau telah menjadi alumni. Dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan mereka di kampus, maka begitu sudah menjadi alumni mereka akan terampil untuk melakukan berbagai aktivitas. Apa yang mereka lakukan saat ini memenuhi 4 aspek yaitu chritical thinking, colaboratif, creative, dan communicative.

“Ke depan, karena kegiatan seperti ini mendongkrak akreditasi jurusan, fakultas, dan institusi, serta pemenuhan alumni yang berkualitas, maka dari itu mulai tahun ini dan kedepannya kami akan menyediakan dana SPPD melalui akun pengabdian pada masyarakat. Harapannya, even-even seperti ini nantinya menjadi ajang pembiasaan bagi mereka untuk melangkah dan melaju lebih baik lagi di even-even berskala nasional maupun internasional.” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here