IAIN Pontianak

Program studi Hukum Tatanegara Fakultas Syariah IAIN Pontianak Gelar Workshop Kurikulum Prodi HTN Berbasis OBE dan MBKM

Pontianak, – Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menyelenggarakan Workshop Kurikulum Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam penyelarasan kurikulum dengan perkembangan ilmu hukum tata negara, kebutuhan dunia kerja, serta konteks keindonesiaan dan keislaman kontemporer. 10–11 November 2025 di Hotel Aliomer, Kubu Raya

Workshop dilaksanakan selama dua hari. Pada Senin, 10 November 2025, kegiatan difokuskan pada diskusi bersama stakeholder eksternal dan mahasiswa, sedangkan pada Selasa, 11 November 2025, agenda berlanjut dengan penyelarasan kurikulum bersama dosen Prodi HTN dan dosen rumpun Ilmu Syariah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Hotel Alimoer Pontianak.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen Prodi HTN, perwakilan dosen lintas prodi, mahasiswa, serta stakeholder eksternal, di antaranya Lukman Nabil, S.H., Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak, dan Drajad Fajar Bintara, S.H., dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat.
Adapun narasumber utama adalah Dr. Evi Purwanti, S.H., LL.M., dan Edy Suasono, S.H., M.Hum dari Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak, yang membahas penyusunan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, serta struktur kurikulum berbasis OBE.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerjasama, Ardiansyah, M.Hum, menekankan pentingnya responsivitas kurikulum terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.

“Semakin hari perkembangan teknologi semakin cepat. Jika kurikulum tidak kita sesuaikan, maka kita akan tertinggal. Karena itu, sebagai dosen, kita harus menyelaraskan materi ajar dengan realitas sosial dan kebutuhan zaman. Workshop ini adalah bagian dari SOP penyusunan kurikulum yang berbasis evaluasi teknologi dan situasi masyarakat.”

Melalui workshop ini, Fakultas Syariah menargetkan tersusunnya:

– Draft penyempurnaan kurikulum Prodi HTN berbasis OBE dan MBKM,
– Rekomendasi implementasi kurikulum berorientasi kompetensi dan kebutuhan pengguna lulusan,
– Rumusan CPMK dan Sub-CPMK yang terukur, serta
-Peningkatan kapasitas dosen dalam menyusun
– Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

ketua panitia Bapak Arif Wibowo,M.H menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, narasumber, stakeholder, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan produktif.
Workshop ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kualitas akademik Prodi HTN serta mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di lingkungan profesional dan masyarakat