Pontianak, (iainptk.ac.id)–Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak menggelar kegiatan Publikasi, Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran pada Kamis (25/10/2018) pagi di ruang rapat senat gedung rektorat.

Puluhan pimpinan hadir mengikuti kegiatan tersebut. Tampak hadir para wakil rektor, para dekan, para wakil dekan, direktur pascasarjana, para ketua jurusan di lingkungan IAIN Pontianak.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Pontianak, Dr. Firdaus Achmad membuka kegiatan tersebut. “Para dosen mesti melakukan refleksi diri. Membuka diri untuk dikritik agar terus terjadi perbaikan-perbaikan dalam pembelajaran. Dosen bukan hanya mempertahankan prestise tanpa prestasi. Dosen sejatinya memanusiakan mahasiswa dengan kebijaksanaan. Monitoring dan evaluasi pembelajaran ini mesti ada tindaklanjutnya agar tak sekadar jadi bahan konsumsi rutinitas belaka. Rektor berpesan agar ke depan skripsi mahasiswa ditargetkan layak diterbitkan jadi buku. Karena itu para dosen mesti bekerja lebih serius dalam membimbing mahasiswa menulis skripsi.” tegasnya.

Ketua LPM IAIN Pontianak, Dr. Hasan menyatakan, “Monev tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Tingkat partisipasi mahasiswa yang memberikan penilaian meningkat jumlahnya. 54 persen tingkat partisipasi mahasiswa mengikuti monev ini” paparnya.

Dr. Ibrahim selaku Ketua Tim Monev Pembelajaran Dosen menjelaskan bahwa Tim ini bekerja sesuai SK Rektor IAIN Pontianak Nomor: 108 tahun 2018. Metode yang digunakan dalam monev ini dengan metode deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Sampel mahasiswa yang menjadi responden adalah mahasiswa semester 3 dan 5. Sedangkan penilaian pembelajaran pada semester 2 dan 4. Total responden 2.456 mahasiswa. Dengan hasil 6.617 respon.

Survey dilakukan secara online dengan tiga variable yang diajukan: aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Adapun pertanyaan yang diajukan mengacu pada Permenristekdikti Nomor: 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Semua item yang digunakan sudah lulus uji validitas pakar dan validitas konstrak serta konsistensi internal (reliabilitas).

Sumin, tim Monev menjelaskan, “Secara umum sejumlah 90 persen dosen IAIN Pontianak dinilai sudah sesuai dengan permendikti tersebut. Namun kita mesti terus memperbaiki diri” pungkasnya.

Penulis: Aspari Ismail
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here