Pontianak (iainptk.ac.id) Jumat, 23 Oktober 2026 – IAIN Pontianak menyatakan dukungan atas peluncuran Pontianak sebagai Kota Wakaf, program unggulan Kementerian Agama RI yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-255. Dukungan tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Pontianak sekaligus Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Pontianak, Prof. Dr. H. Zaenuddin.
Peresmian Kota Wakaf ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (23/10/2026) pagi. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, dan sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pontianak kepada para nazir.
“Kota Wakaf ini merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama RI yang sangat penting bagi pengembangan ekonomi umat. Oleh karena itu, sebagai Wakil Rektor bidang kerja sama, saya sangat senang untuk mendukungnya dengan segala potensi yang kita miliki. Sebagai Ketua BWI Kota Pontianak, saya merasa tertantang untuk lebih aktif lagi mengembangkan wakaf bersama masyarakat Kota Pontianak,” ujar Prof. Zaenuddin.
Kepala Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Kasi Ziswaf) Kemenag Kota Pontianak, H. Maddiri, menyebutkan bahwa penyerahan sejumlah sertifikat wakaf itu bertujuan memberikan kepastian hukum atas tanah wakaf yang dikelola masyarakat, sejalan dengan semangat penguatan literasi dan tata kelola wakaf.
Kepala Kantor ATR/BPN Kota Pontianak, Septi Kuncoro, S.SiT., M.M., mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini. Pihaknya siap terus mengawal legalitas tanah wakaf di wilayah Pontianak.
“Dengan diluncurkannya Pontianak Kota Wakaf, semoga keberadaan wakaf dapat semakin bermanfaat bagi masyarakat serta budaya wakaf terus berkembang pesat,” ungkapnya.
Dukungan penuh juga ditegaskan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, H. Ruslan. Ia memastikan jajaran Kemenag siap menyukseskan program ini melalui kolaborasi erat antarlembaga.
“Kemenag Kota Pontianak memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan Pontianak sebagai Kota Wakaf. Kami terus memperkuat sinergi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), BPN, serta Pemerintah Kota Pontianak agar potensi wakaf terkelola optimal, produktif, dan akuntabel demi kemaslahatan umat,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut gembira penetapan tersebut dan menilai momentum ini sebagai kado berharga bagi warganya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BWI Kota Pontianak yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Zaenuddin karena terus aktif memajukan wakaf di Pontianak.
“Penetapan Pontianak sebagai Kota Wakaf merupakan kado istimewa bagi masyarakat dalam perayaan hari jadi ke-255 ini. Semoga wakaf ke depan dapat menjadi gaya hidup bagi masyarakat Kota Pontianak,” tuturnya dalam sambutan.
Penulis : BEP
Editor : Bambang


