Pontianak (iainptk.ac.id) Senin, 14 September 2026 — Senat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melaksanakan pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat yang baru pada Senin (14/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Lantai 4 IAIN Pontianak.
Dalam pemilihan tersebut, Prof. Dr. Dwi Surya Atmaja, M.A. dipercaya sebagai Ketua Senat IAIN Pontianak, sementara Prof. Dr. Dahlia Haliah Ma’u, S.Ag., M.H.I. terpilih sebagai Sekretaris Senat.
Proses pemilihan dilakukan melalui musyawarah mufakat. Mekanisme tersebut disepakati sebagai bagian dari upaya memilih pimpinan Senat yang dinilai memiliki kualitas, kepangkatan, serta kompetensi yang memadai untuk mengemban tanggung jawab ke depan.
Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pemilihan Ketua Senat bukan sekadar agenda formalitas, melainkan momentum penting untuk menentukan sosok yang akan mengemban tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas dan fungsi Senat.
“Bapak ibu sekalian, pemilihan ketua senat hari ini bukan hanya sekedar formalitas, tetapi memilih penanggung jawab baru sebagai tugas besar,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, pemilihan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama melalui musyawarah mufakat dengan mempertimbangkan kualitas, kepangkatan, dan kompetensi calon yang dinilai memadai.
“Pemilihan kali ini kita sepakati untuk dilakukan secara musyawarah mufakat berdasarkan kualitas, kepangkatan, dan kompetensi yang memadai,” lanjutnya.
Usai terpilih, Prof. Dwi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi positif bagi IAIN Pontianak dalam menjalankan amanah tersebut.
“Bapak ibu sekalian, terima kasih atas kepercayaannya terhadap saya. Jika saya hari ini terpilih menjadi Ketua Senat baru, maka hari ini juga saya memastikan diri saya akan memberikan hal baik ke IAIN Pontianak, sekecil apa pun itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Dahlia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Sekretaris Senat. Ia mengakui bahwa amanah tersebut menjadi pertimbangan tersendiri, khususnya dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan faktor usia.
“Terima kasih atas kepercayaannya. Tanggung jawab ini sebenarnya masih saya pertimbangkan dengan kesehatan saya dari faktor usia. Tetapi, saya berharap teman-teman sekalian membantu saya terutama untuk mendoakan kita semua agar selalu sehat,” tuturnya.
Terpilihnya Ketua dan Sekretaris Senat yang baru diharapkan dapat memperkuat peran Senat dalam mendukung tata kelola kelembagaan serta pengembangan akademik IAIN Pontianak. Amanah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas, integritas, dan keberlanjutan tata kelola perguruan tinggi.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang



