Bakti Sosial di Perbatasan, Pemprov Kalbar Apresiasi DEMA IAIN Pontianak, BEM IAIS, dan BEM Poltesa

0
136 views

PONTIANAK (iainptk.ac.id)–Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Pontianak bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Sambas (IAIS) dan BEM Politeknik Negeri Sambas (POLTESA) mengadakan kegiatan Pendidikan dan Bakti sosial dengan tema Berbagi dan Menyapa Perbatasan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di desa temajuk, kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, (25-27/9).

Sebagai Wujud dalam menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat, Menteri Luar Negeri dari DEMA IAIN Pontianak, BEM IAIS dan POLTESA menyepakati kegiatan ini karena mengingat Desa Temajuk merupakan destinasi wisata perbatasan yang cukup dikagumi oleh pengunjung.

Rian selaku ketua panitia dari kegiatan tersebut mengatakan ia menargetkan bahwa kegiatan ini sesuai dengan tema yang diusung. “Harapan kita bersama dengan waktu tiga hari bagaimana kita memberikan manfaat khususnya kepada masyarakat Desa Temajuk. Memang target yang ingin kita dapatkan itu sesuai dengan tema kegiatan kita yaitu pendidikan dan bakti sosial. Memang sedikit banyak menambah keilmuan dari penggiat-penggiat wisata, komunitas, anak-anak siswa dan masyarakat umum lainnya. Kegiatan baksos juga mungkin sedikit memberikan kontribusi kita untuk bersama-sama menjaga kebersihan desa. karena kita ketahui bahwa Desa Temajuk ini dikenal dengan wisatanya. Jadi ini yang menjadi titik fokus kita” paparnya.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Alfian selaku kepala Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat. Ia mengapresiasi sekaligus bangga dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini selain daripada meningkatkan potensi wisata sekitar namun juga dapat menguatkan rasa cinta terhadap tanah air. ” jelas Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat yang diamanahkan kepada saya untuk hadir disini menyampaikan apresiasi dan merasa bangga dengan DEMA IAIN Pontianak, POLTESA dan IAIS Sambas yang melaksanakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dan perhatian kepada perbatasan. Karena salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni di Desa Temajuk. Karena ini berbatasan dengan negara tetangga.

Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini banyak hal yang baik dan yang bisa dibagi ke masyarakat. Pemberian informasi yang baik dan pembelajaran-pembelajaran positif kepada masyarakat sangat penting untuk menguatkan masyarakat bahwa mereka berada diperbatasan ini supaya tetap cinta Indonesia sebagai kebanggaan. Kita berkeyakinan bahwa mereka mungkin jauh lebih nasionalis dibanding kita. Tetapi coba kita share, kita mendalami ataupun berbagi apa yang dirasakan oleh masyarakat Temajuk di perbatasan ini. Kalaupun ada yang kurang, barang kali ini akan menjadi satu catatan yang bisa kita bawa dan kita kaji dibidang pendidikan di lembaga kampus dan mungkin untuk menjadi masukkan untuk pemerintah daerah, kabupaten, maupun provinsi”.

Alfian pun berharap kepada mahasiswa agar bisa menjalankan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Harapan kami, adik adik semua dapat menjalankan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami doakan semoga tetap dalam keadaan sehat untuk melaksanakan kegiatan ini dan tujuan tersasar dari kegiatan ini dapat dicapai”. katanya.

Pembukaan kegiatan ini juga dihadiri staf ahli dari Bupati Sambas beserta rombongan. Yusran selaku staf ahli Bupati Sambas menyambut baik sekaligus mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Sambas menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Hal ini merupakan suatu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya ialah pengabdian kepada masyarakat. Inilah saatnya adik-adik untuk mengabdikan diri, yang mana selama ini berbicara soal teori dan buku dibangku kuliah. Saat ini adik-adik mengimplementasikan dalam mengabdi kepada masyarakat ini. Mudah mudahan harapan kita dengan hadirnya adik adik di desa temajuk atau perbatasan ini dapat mambawa dampak positif bagi lingkungan masyarakat sekitarnya”. ucapnya.

Khairul Tamam, Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak juga berkomentar mengenai kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk pengaplikasian dari apa yang sudah didapatkan dari organisasi dikampus. “Mengenai kegiatan bakti sosial ini dengan tema berbagi dan menyapa perbatasan pada hakikatnya bahwa Dewan Eksekutif Mahasiswa IAIN Pontianak sedang menyelenggaran Tri Dharma dari kampus seluruh Indonesia yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kita tidak lupa juga membawa visi misi kampus IAIN Pontianak ini dan kita aplikasikan kepada masyarakat desa temajuk ini. Harapan kedepan, selain kita memberikan edukasi, mereka juga dapat melanjutkan pendidikannya ke tiga kampus. Ada kampus IAIN Pontianak, POLTESA, dan IAIS Sambas” pungkasnya.

Penulis: Farli Afif
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here