IAIN Pontianak

IAIN Pontianak Pelajari Tata Kelola Kehumasan dan Admisi UMP Untuk Perkuat Layanan Informasi Publik

Pontianak (iainptk.ac.id) Jumat, 24 Juli 2026 – IAIN Pontianak terus memperkuat kualitas layanan kehumasan dan keterbukaan informasi publik melalui kegiatan benchmarking ke Humas dan Admisi Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP), Jumat (24/7). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan komunikasi publik, promosi, dan pengembangan media digital.

Rombongan IAIN Pontianak dipimpin oleh Bambang Eko Priyanto, M.Pd. selaku Ketua Tim Humas, didampingi Yuni Hendiana, S.Sos.I, Fitria Rachmayanti, S.IP, serta peserta Gen Humas Internship IAIN Pontianak, yakni Julfiansyah dan Gifani Fayaz Fahri.
Kedatangan rombongan disambut oleh Tim Humas dan Admisi UMP yang terdiri atas Dr. Fenni Supriadi, Pebli Hardi, Winda, Laila, dan Affan.

Dalam sesi diskusi, Tim Humas UMP memaparkan perkembangan kelembagaan kehumasan yang sejak 2025 berada dalam satu unit bersama admisi. Integrasi tersebut dinilai mampu memperkuat strategi promosi perguruan tinggi melalui pengelolaan media sosial, produksi podcast, pengembangan konten digital, hingga layanan informasi bagi calon mahasiswa.

Selain membahas tata kelola organisasi, kedua institusi juga bertukar pengalaman mengenai pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang kehumasan.

Tim UMP menjelaskan bahwa setiap personel didorong memiliki kemampuan multidisiplin, mulai dari pengelolaan website, desain grafis, fotografi, videografi, editing, hingga produksi podcast. UMP juga mulai melibatkan alumni melalui program magang untuk mendukung aktivitas kehumasan.

Kepala Kantor Admisi, Promosi dan Humas UMP, Dr. Fenni menyampaikan bahwa tantangan komunikasi publik saat ini menuntut insan humas memiliki kemampuan yang beragam agar mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan organisasi.

“Perbedaan perguruan tinggi negeri dan swasta memang memiliki tantangan masing-masing. Namun, setiap personel humas dituntut memiliki kemampuan multidisiplin sehingga dapat mendukung berbagai kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Ketua Tim Humas IAIN Pontianak, Bambang Eko Priyanto, M.Pd., mengatakan bahwa benchmarking ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui pembelajaran praktik-praktik baik yang telah diterapkan perguruan tinggi lain.

“Benchmarking ini memberikan perspektif baru bagi kami dalam mengembangkan layanan kehumasan yang lebih adaptif. Berbagai pengalaman yang dibagikan UMP dapat menjadi referensi untuk memperkuat pengelolaan media, peningkatan kompetensi SDM, serta strategi komunikasi publik di IAIN Pontianak,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, IAIN Pontianak berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antarlembaga sekaligus mendorong penguatan layanan informasi publik yang profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penulis :Fitria

Editor : Bambang

Scroll to Top