IAIN Pontianak

Mahasiswa Pejuang Inklusi IAIN Pontianak Raih Prestasi Nasional pada Lomba MTQ dan Dakwah di Jawa Tengah

Pontianak (iainptk.ac.id) – Senin, 22 Juni 2026 – Mahasiswa Pejuang Inklusi IAIN Pontianak kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Tiga mahasiswa berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Dakwah Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Pondok Pesantren An Nawawi, Jawa Tengah, pada 19 Juni 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh Siti Fahratun Nufus, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Adab, yang berhasil meraih Juara 1 Tilawah Putri. Sementara itu, Andi Safira Atira, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunitas Islam, meraih Juara 2 Tahfiz Putri, dan Nanda Meilisa Fitri, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunitas Islam, berhasil memperoleh Juara 2 Dakwah Putri.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa penyandang disabilitas di IAIN Pontianak mampu menunjukkan kemampuan dan daya saing yang tinggi di tingkat nasional. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen IAIN Pontianak sebagai kampus inklusif yang memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Pontianak, Prof. Dr. Ismail Ruslan, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para mahasiswa tersebut.

“Prestasi yang diraih oleh Siti Fahratun Nufus, Andi Safira Atira, dan Nanda Meilisa Fitri merupakan kebanggaan bagi keluarga besar IAIN Pontianak. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Semangat juang, ketekunan, dan kepercayaan diri yang mereka tunjukkan patut menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kampus akan terus memberikan dukungan melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, serta penyediaan layanan yang inklusif.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki serta berani tampil di berbagai kompetisi, baik tingkat regional, nasional, maupun internasional,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi IAIN Pontianak, Nopita Sari, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih oleh para Mahasiswa Pejuang Inklusi. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat, ikhtiar, dan doa mampu melampaui berbagai keterbatasan.

“Saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses serta apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh Mahasiswa Pejuang Inklusi IAIN Pontianak pada Lomba MTQ dan Dakwah Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Pondok Pesantren An Nawawi, Jawa Tengah. Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi berikutnya, serta menginspirasi mahasiswa lain bahwa semangat, ikhtiar, dan doa dapat melampaui segala keterbatasan,” ungkapnya.

Nopita menegaskan bahwa Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi IAIN Pontianak akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan dukungan bagi mahasiswa penyandang disabilitas agar dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi IAIN Pontianak akan terus berkomitmen mendampingi Mahasiswa Pejuang Inklusi dalam mengembangkan potensi mereka, sehingga semakin banyak prestasi yang dapat diraih dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Keberhasilan para Mahasiswa Pejuang Inklusi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat, kerja keras, dan kesempatan yang setara dapat melahirkan prestasi gemilang. Capaian tersebut tidak hanya membanggakan keluarga besar IAIN Pontianak, tetapi juga memperkuat budaya akademik yang inklusif, unggul, dan berdampak bagi masyarakat. IAIN Pontianak berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berprestasi, dan menebarkan nilai-nilai keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: BEP

Editor : Bambang

Scroll to Top