PONTIANAK (iainptk.ac.id) – Perpustakaan IAIN Pontianak beserta Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak melakukan kerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kota Pontianak. Kerja sama ini menghasilkan kegiatan Festival Literasi 2019, dengan rangkaian acara pameran dan bazar buku, pameran arsip, bedah buku, Seminar Nasional Perpustakaan serta workshop pembukaan prodi baru. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dimulai pada tanggal 29 April hingga 1 Mei 2019, berlokasi di Auditorium Syeikh Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak.

Staf Ahli Walikota Pontianak Bidang Pemerintahan dan Sumber Daya Manusia, Aswin Taufik, SE dalam kata sambutannya menyampaikan, “Kegiatan ini sangat relevan sebagai wahana untuk menumbuh kembangkan minat baca masyarakat. Untuk menumbuhkan minat baca di perpustakaan, perpustakaan harus menjadi tempat yang enjoy. Perlu adanya inovasi pelayanan perpustakaan dengan menyediakan e-book yang dapat dibaca melalui komputer, tablet, dan smartphone.” paparnya.

Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum  berpesan dan berharap “Perpustakaan tidak perlu khawatir karena sepi pengunjung, justru perpustakaan semestinya mengadakan penyesuaian. Alhamdulillah IAIN Pontianak sudah memiliki website perpustakaan. Sehingga perpustakaan IAIN Pontianak yang sudah terakreditasi B ini bisa melanjutkan kehidupannya dalam bentuk dunia maya. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, mahasiswa IAIN Pontianak khususnya, untuk tidak lagi mengisi fikirannya itu dengan gaya hidup milenial yang kosong. Tetapi sudah diisi dengan gaya hidup yang penuh aktivitas literasinya.”

Ketua panitia pelaksana kegiatan ini yang juga merupakan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Kota Pontianak, Drs. H. Dwi Suryanto, M.Si dalam laporannya menyampaikan “Masyarakat berpengetahuan terbentuk bila ada daya dukung perpustakaan berupa buku, pustakawan, dan budaya literasi yang tinggi. Dunia tanpa arsip, diibaratkan dunia tanpa ingatan. Dengan adanya arsip kita dapat melihat peradaban dunia dimasa lampau, sekarang dan yang akan datang.”

“Tujuan dari diselenggarakannya festival ini, adalah untuk menggerakkan dan menumbuh-kembangkan minat baca kepada masyarakat Kota Pontianak. Selain itu sebagai wahana interaksi antar masyarakat atau pemustaka dengan perpustakaan, toko buku, dan penerbit. Dengan kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui perkembangan perbukuan  melalui seminar, bedah buku, dan melihat perkembangan hasil karya penulis di Kota Pontianak. Melalui perkenalan arsip yang berisi rangkaian jejak sejarah, dan budaya Kota Pontianak dalam bentuk koleksi foto, diharapkan dapat membangkitkan memori masa lalu yang hidup di zamannya, dan memberikan gambaran nyata kepada generasi milenial tentang kehidupan masa lalu. Dengan begitu diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan pada Kota Pontianak dan melanjutkan pembangunan Kota Pontianak di tahun-tahun mendatang.” Tambah ketua Panitia Festival Literasi 2019 dengan penuh harap.

Penulis: Bambang Eko Priyanto
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here