Pontianak (iainptk.ac.id) Rabu, 16 September 2026 — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Moderasi Beragama yang digelar di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (16/9/2026).
Dalam forum tersebut, Prof. Wajidi membawa pembahasan moderasi beragama pada perspektif yang lebih mendalam. Ia tidak hanya melihat moderasi sebagai sikap berada di tengah dalam menghadapi perbedaan, tetapi mengajak peserta memahami kembali hakikat beragama dan bagaimana pemahaman terhadap ajaran agama semestinya melahirkan sikap dalam kehidupan.
Pemaparannya menempatkan moderasi beragama sebagai persoalan cara memahami agama secara utuh. Menurut kerangka yang disampaikannya, keberagamaan tidak cukup berhenti pada pengetahuan dan simbol-simbol keagamaan. Nilai agama harus mampu bergerak lebih jauh menjadi kesadaran yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan memperlakukan orang lain.
Pembahasan Rektor IAIN Pontianak tersebut sekaligus mengajak peserta melihat bahwa perbedaan merupakan realitas kehidupan yang tidak dapat dihindari. Perbedaan pemikiran, budaya, suku hingga agama tidak harus berakhir pada pertentangan apabila setiap orang memiliki kedalaman pemahaman dan kematangan dalam menyikapinya.
Dalam kehidupan masyarakat yang beragam, pemahaman semacam ini menjadi penting. Agama tidak semestinya hadir sebagai sumber ketegangan, tetapi menjadi sumber nilai yang menghadirkan kedamaian, keadilan, penghormatan, serta kemaslahatan bagi kehidupan bersama.
Penulis ; Arif
Editor : Bambang


