Pontianak (iainptk.ac.id) Jumat, 6 November 2026 – Fakultas Ushuluddin dan Adab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pra Rapat Kerja (Pra Raker) pada 6-7 November 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi fakultas untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, memetakan capaian penjaminan mutu, serta mempersiapkan berbagai kebutuhan akreditasi program studi dalam mendukung transformasi kelembagaan IAIN Pontianak menuju Universitas Islam Negeri (UIN).
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Udi Yuliarto, M.A., menyampaikan bahwa Pra Raker diarahkan untuk melihat kembali kualitas penyelenggaraan program dan kegiatan fakultas selama ini. Evaluasi dilakukan dengan mengidentifikasi program yang telah terlaksana, program yang belum terealisasi, serta berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam satu tahun ke depan.
Menurutnya, evaluasi tersebut perlu diselaraskan dengan instrumen akreditasi sehingga setiap program kerja yang direncanakan benar-benar memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu fakultas dan program studi.
“Dalam kegiatan Pra Raker ini, kita ingin melihat mutu kita, khususnya dalam penjaminan mutu. Kita berupaya mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan, apa saja yang belum terlaksana, serta program apa saja yang sudah terealisasi. Bersamaan dengan itu, kita juga harus menyesuaikan dengan borang akreditasi, sehingga dapat diketahui aspek-aspek mana yang belum terpenuhi dan harus segera kita lengkapi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dekan menjelaskan bahwa upaya peningkatan mutu tersebut juga merupakan bagian dari dukungan Fakultas Ushuluddin dan Adab terhadap visi dan misi Rektor IAIN Pontianak, khususnya dalam mempersiapkan transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN. Oleh karena itu, seluruh program studi didorong untuk melakukan pemetaan dan pembenahan terhadap perangkat pendukung akreditasi.
Sebagai langkah konkret, Dekan telah meminta seluruh program studi di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Adab untuk membedah instrumen akreditasi secara menyeluruh. Hasil pemetaan tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam memproyeksikan program dan kegiatan fakultas agar lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan peningkatan mutu.
Dalam pembahasan Pra Raker, sejumlah program studi juga telah menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam merealisasikan program kerja. Salah satu persoalan utama yang mengemuka adalah pemblokiran dan efisiensi anggaran yang berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah kegiatan. Padahal, beberapa program tersebut merupakan kegiatan strategis yang mendukung pemenuhan indikator akreditasi.
Menghadapi kondisi tersebut, Dekan menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Ikatan Alumni dan para pemangku kepentingan (stakeholder). Potensi jejaring alumni dinilai perlu dimaksimalkan sebagai salah satu kekuatan dalam mendukung pengembangan fakultas dan program studi.
Selain itu, kerja sama dengan stakeholder juga menjadi perhatian penting. Mengingat sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang telah dimiliki perlu diperbarui dan ditindaklanjuti, fakultas mendorong agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi pengembangan akademik maupun kelembagaan.
“MoU yang sudah ada perlu kita manfaatkan dan tindak lanjuti sesegera mungkin melalui PKS dengan para stakeholder. Hal ini juga sejalan dengan arahan Wakil Rektor II dalam sambutan pembukaan tadi, sehingga perlu segera kita tindak lanjuti,” jelasnya.
Melalui kegiatan Pra Raker ini, Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Pontianak diharapkan dapat menghasilkan perencanaan program kerja yang lebih realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dengan demikian, setiap program yang dirumuskan tidak hanya menjawab kebutuhan pelaksanaan kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat akreditasi program studi serta mempersiapkan transformasi IAIN Pontianak menuju UIN.
Kontributor : Fusha (Sueb)
Editor : Bambang


