Pontianak (iainptk.ac.id) Jumat, 21 Agustus 2026 — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menerima kunjungan kehormatan Timbalan Menteri Pendidikan Brunei Darussalam, Yang Amat Mulia Dato Seri Paduka Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, pada Jumat (21/8/2026). Kunjungan tersebut berlangsung di ruang Rektor IAIN Pontianak dalam suasana ramah tamah dan penuh keakraban.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi IAIN Pontianak untuk mempererat hubungan dengan tokoh pendidikan dari Brunei Darussalam sekaligus membuka ruang komunikasi dan peluang penguatan kerja sama internasional antarperguruan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, agenda utama kunjungan turut dibahas secara singkat, khususnya terkait pemenuhan undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat dalam rangka mengkaji dan membahas berbagai isu mengenai Islam Borneo. Pembahasan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman, komunikasi, serta kolaborasi antarnegara di kawasan Borneo dalam melihat dinamika keislaman dan masyarakat di kawasan tersebut.
Selain agenda tersebut, pertemuan juga membicarakan peluang kerja sama internasional antara perguruan tinggi. Kerja sama dapat menjadi ruang strategis untuk memperluas jejaring akademik, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan berbagai program pendidikan dan kelembagaan yang melibatkan perguruan tinggi di Indonesia dan Brunei Darussalam.
Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., menyampaikan, “Kunjungan Yang Amat Mulia Dato Seri Paduka Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal merupakan kehormatan besar bagi IAIN Pontianak. Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi titik awal kerja sama yang lebih konkret antara IAIN Pontianak dan institusi pendidikan di Brunei Darussalam, khususnya dalam bidang akademik dan pengembangan wawasan keislaman di kawasan Borneo.”
Kunjungan kehormatan ini sekaligus memperlihatkan posisi strategis IAIN Pontianak sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam yang berada di wilayah Kalimantan dan memiliki kedekatan geografis serta historis dengan kawasan Borneo. Hubungan tersebut menjadi modal penting dalam membangun jejaring akademik dan keislaman lintas negara.
Melalui pertemuan ini, IAIN Pontianak diharapkan dapat terus memperluas hubungan internasional dan membangun kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung penguatan kualitas pendidikan, pengembangan akademik, serta kontribusi perguruan tinggi dalam membangun hubungan antarbangsa.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang




