PONTIANAK (iainptk.ac.id) – Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak, Lukman, S.HI, M.HI membuka kegiatan Ngaji Pasar Modal Syariah di gedung Rektorat Lt 4 pada Sabtu (16/3) pagi. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama di Indonesia dan akan menjadi percontohan untuk kampus lainnya di Indonesia.

Terdapat dua narasumber yang akan menjelaskan tentang pasar modal syariah kepada mahasiswa, pertama Taufan Fabiola, sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Barat. Narasumber kedua Alfian Winata selaku Brand Manager MNC Sekuritas Kalimantan Barat.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Barat menyampaikan “Ini merupakan program yang pertama di seluruh Indonesia yang kita jalankan. IAIN Pontianak merupakan perguruan tinggi pertama untuk program Ngaji Pasar Modal Syariah. Hal ini sangat penting karena Indonesia mayoritasnya umat Islam. Umat Islam hanya akan bisa berjaya kalau dia memiliki dua kekuatan: kekuatan politik dan kekuatan ekonomi.” ungkapnya.

“Jadi sangat penting buat mahasiswa sebagai the next generation untuk bisa mengambil peran menjadi ahli-ahli syariah di Indonesia, salah satunya yang bisa mahasiswa kuasai, perdalam adalah pasar modal syariah. Pasar modal syariah adalah the mother of financial industry. Jadi industri pasar modal itu adalah induknya industri jasa keuangan.” terangnya di hadapan mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah FEBI semester 2 dan 4.

Kegiatan ini juga disandingkan dengan kegiatan hari jadi kedua Prodi Akuntansi Syariah. Dalam kata sambutannya Lukman, S.HI, M.HI mengatakan “Kita bangga Ngaji Pasar Modal Syariah ini adalah yang pertama di Indonesia, yang dilakukan oleh IAIN Pontianak. Ini merupakan program kita yang berkelanjutan, nanti Ramadhan ada Pesantren Pasar Modal Syariah. Tujuannya mahasiswa akan mampu untuk mewarnai pasar modal, karena ini adalah peluang yang luar biasa.”

Lukman, S.HI, M.HI menambahkan “Dalam kesempatan ini juga saya ucapkan selamat ulang tahun untuk Prodi Akuntansi Syariah, ini ulang tahun yang kedua. Saya lihat kaprodinya tangguh dan mahasiswanya hebat. Saya bisa memandang bagaimana proaktifnya prodi itu untuk menyukseskan acara ini, tak peduli siang dan tak peduli malam. Mudah-mudahan Akuntansi Syariah dan program studi yang lain bisa jauh lebih baik” tutupnya.

Penulis: Bambang Eko Priyanto
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here