Pontianak (iainptk.ac.id) Senin, 19 Oktober 2026 – Program Studi (Prodi) Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan analisis butir soal matematika menggunakan aplikasi Scale Lab bagi guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Pontianak. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Maestro Pontianak, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menganalisis kualitas butir soal matematika dengan memanfaatkan aplikasi Scale Lab. Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan mampu menyusun dan mengevaluasi instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur kemampuan siswa dalam mengingat materi, tetapi juga mengukur daya nalar dan kemampuan berpikir peserta didik.
Ketua panitia, Hidayu Sulisti, S.Si., M.Pd., bersama Prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas evaluasi pembelajaran matematika di sekolah dan madrasah.
Ketua Prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak, Ressy Rustanuarsi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan analisis butir soal matematika merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat. Selama ini, kegiatan PKM Prodi Tadris Matematika biasanya ditujukan kepada siswa. Kali ini, kami melibatkan para guru sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi program studi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Ressy juga menjelaskan bahwa Prodi Tadris Matematika FTIK IAIN Pontianak memiliki komitmen untuk melaksanakan kegiatan yang sejalan dengan visi dan misi program studi. Menurutnya, kegiatan analisis butir soal matematika telah menjadi agenda rutin tahunan yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun dan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan sekolah dan madrasah. Melalui kolaborasi ini, perguruan tinggi dapat berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam evaluasi pembelajaran matematika,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Ummarudin, S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan instrumen penilaian matematika yang mampu mengukur kemampuan siswa secara menyeluruh. Ia mengingatkan bahwa soal matematika seharusnya tidak hanya berorientasi pada hafalan, tetapi juga dapat mengukur kemampuan penalaran peserta didik.
“Soal matematika tidak boleh hanya sekadar menguji hafalan atau ingatan. Namun, soal yang disusun harus mampu mengukur daya nalar dan kemampuan berpikir siswa.Oleh karena itu, analisis butir soal menjadi penting untuk memastikan bahwa instrumen penilaian yang digunakan benar-benar sesuai dengan tujuan pembelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan guru dalam menyusun dan menganalisis soal merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan instrumen penilaian yang tepat, guru dapat memperoleh gambaran lebih baik mengenai kemampuan siswa sekaligus menentukan langkah perbaikan pembelajaran yang diperlukan.
Dekan FTIK IAIN Pontianak, Prof. Dr. M. Edi Kurnanto, S.Ag., M.Pd., turut menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperbarui pengetahuan dan meningkatkan keterampilan, terutama dalam bidang pengukuran pendidikan dan analisis butir soal.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat memperbarui ilmu dan pengetahuan tentang pengukuran, khususnya dalam analisis butir soal.Kemampuan tersebut penting bagi guru agar dapat mengevaluasi kualitas soal yang digunakan dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Edi berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara FTIK IAIN Pontianak dan sekolah-sekolah di Kota Pontianak. Menurutnya, kerja sama yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami berharap kerja sama dengan sekolah-sekolah dapat terus berjalan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kita dapat bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sehingga anak didik kita menjadi lebih berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan analisis butir soal matematika menggunakan aplikasi Scale Lab ini diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis kepada para guru mengenai pemanfaatan teknologi dalam mengevaluasi instrumen penilaian. Dengan analisis yang tepat, guru dapat mengidentifikasi kualitas soal dan mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih efektif untuk mengukur pencapaian belajar siswa.
Selain meningkatkan kompetensi guru MTs dan SMP se-Kota Pontianak, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Prodi Tadris Matematika FTIK IAIN Pontianak dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memperkuat kemitraan dengan sekolah dan madrasah.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, IAIN Pontianak berharap sinergi antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan dapat terus berkembang dalam rangka mewujudkan pembelajaran matematika yang lebih berkualitas, terukur, dan mampu mendorong kemampuan berpikir kritis serta penalaran peserta didik.
Penulis : Aditya & Aulya
Editor : Bambang




