Pontianak (iainptk.ac.id) Kamis, 10 September 2026 – Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin dan Adab, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, secara resmi dilepas untuk melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Jakarta.
Kegiatan pelepasan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di Ruang 311, Gedung Fakultas Ushuluddin dan Adab, IAIN Pontianak. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa sebelum melaksanakan PPL di instansi yang memiliki keterkaitan dengan bidang keilmuan Al-Qur’an.
Praktik Pengalaman Lapangan merupakan salah satu bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung di lingkungan kerja dan lembaga yang relevan dengan bidang keilmuan yang dipelajari selama perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan serta mengembangkan kemampuan akademik maupun pengalaman praktis.
Dalam kegiatan pelepasan tersebut, Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., memberikan pesan dan arahan kepada seluruh mahasiswa peserta PPL. Beliau menekankan agar mahasiswa menjadikan pelaksanaan PPL sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri.
Pesan pertama yang disampaikan adalah agar mahasiswa meniatkan kegiatan PPL sebagai proses untuk belajar. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan selama berada di instansi tempat pelaksanaan PPL untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan wawasan baru.
Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk menanamkan dalam diri sebagai seorang pembelajar. Sikap tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus membaca, mengamati, bertanya, dan belajar dari berbagai pengalaman yang ditemui selama menjalani kegiatan PPL.
Rektor IAIN Pontianak juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dan akhlak. Menurut beliau, mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Adab, serta IAIN Pontianak. Oleh karena itu, sikap yang baik, tanggung jawab, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan menjadi hal yang penting selama melaksanakan PPL.
Pesan berikutnya adalah agar mahasiswa mampu membangun jejaring, kolaborasi, dan komunikasi yang baik. Pelaksanaan PPL menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan berbagai pihak dan memperoleh pengalaman dari lingkungan profesional. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat membangun hubungan yang baik serta mampu menjalin kerja sama dan komunikasi secara positif selama berada di Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Jakarta.
Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., juga berpesan agar mahasiswa menjadikan kegiatan PPL sebagai momentum untuk menentukan masa depan. Pengalaman yang diperoleh selama menjalani PPL diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami potensi diri, memperluas pandangan, serta mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui kegiatan PPL di Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Jakarta, 15 mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Pontianak diharapkan dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, membangun pengalaman, dan mempersiapkan masa depan. Dengan semangat belajar, menjaga adab dan akhlak, serta membangun komunikasi dan jejaring yang baik, para mahasiswa diharapkan mampu menjalankan kegiatan PPL dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi pengembangan diri maupun institusi.
Penulis : Mahasiswa IAT
Editor : Bambang


