BELAJAR DARI PENYANDANG TUNANETRA, PESERTA KKL-DR PONSEL 1 SAMBANGI PANTI ASUHAN AR-RAHMAN

0
327 views

Pontianak (03/08), Peserta KKL-DR Pontianak Selatan 1 melaksanakan kegiatan di lembaga pendidikan yang memberikan pelayanan pendidikan secara khusus untuk peserta didik yang menyandang kelainan penglihatan (tuna ne notra) Panti Asuhan Ar-Rahman beralamat di Jalan Seram No. 16, Akcaya RT 09 RW 01, Pontianak Selatan, Kalimantan Barat.

Panti Asuhan Ar-Rahman ini berjumlah 15 orang, mayoritas anak-anak berusia 11 tahun hingga 17 tahun yang digolongkan tunanetra yang didirikan oleh Indra Purnadi. Ia menjelaskan bahwa di panti tersebut terdapat jenjang pendidikan formal mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang digolongkan dengan umur anak tersebut. Di sana anak-anak mendapatkan pelajaran tahfiz qur’an, selain itu anak-anak juga dilatih dalam keterampilan kerajinan tangan contohnya membuat strap masker dari manik-manik.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Ar-Rahman, Indra Purnadi menyampaikan “Yayasan ini bermula dari awal, beliau mendirikan yayasan ini dengan berharap sandang, pangan, dan papan anak-anak tunanetra ini terpenuhi dan mereka mendapatkan rasa aman yang lebih penting. Mereka juga mendapatkan ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, walaupun mereka memiliki kekurangan, akan tetapi tidak membuat mereka untuk bermalas-malasan, dengan kegigihan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Mereka juga mendapat sebuah prestasi dari tingkat kecamatan hingga nasional yang belum tentu semua orang bisa dapatkan. Mereka mungkin tidak bisa melihat di dunia tapi di dunia yang sebenarnya (akhirat) siapa yang tahu bahwa orang tunanetra seperti ini bisa melihat. Setiap kekurangan diiringi dengan kelebihan semua itu hanya Allah SWT yang tahu.

Indra juga berharap kedatangan Peserta KKL-DR Pontianak Selatan 1 dapat melakukan inovasi, baik dari segi pendidikan dan keterampilan yang dapat membantu anak-anak tunanetra tersebut.

“Harapan saya kita harus tetap menjadi manusia yang pandai bersyukur Ketika kita memiliki kekurangan, kita harus tetap menerima kekurangan tersebut dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai kelebihan yang mengesankan. Jangan sampai, karena kekurangan yang kita miliki, kita lantas patah semangat, putus asa apalagi kecewa akannya. Percayalah, Allah SWT selalu memberikan yang terbaik untuk kita dan Allah tak akan pernah membuat kita kecewa. Dengan apa yang kita miliki saat ini, Allah SWT mengajak kita untuk selalu bersyukur dan menerima apapun serta bagaimana pun kondisi kita,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here