PONTIANAK (iainptk.ac.id)–IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Upgrading Tugas dan Fungsi (Tusi) dengan mengusung tema “Pastikan Optimalisasi Kinerja”, Kamis (29/11) di Auditorium Syeikh Abdul Rani Mahmud. Acara tersebut dibuka dengan sambutan Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif, MA. Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, Drs. H. Afrizal Zen, M.Si, hadir sebagai narasumber mewakili Sekretaris Jenderal Kemenag RI.

Sebagian besar pejabat hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Tampak Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Dr. H. Saifuddin Herlambang, MA, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Abdul Mukti Rouf, MA, Kepala Biro AUAK, Drs. Syahrul Yadi, M.Si, beserta pejabat lainnya baik institut maupun fakultas.

Rektor IAIN Pontianak dalam sambutannya mengatakan jika tugas dan fungsi merupakan aspek terpenting dalam tata laksana organisasi. Oleh karena itu semua pihak harus memahami tugas dan fungsinya masing-masing. Sehingga nantinya tidak terjadi dualisme dalam pelaksanaan maupun pengambilan kebijakan suatu kegiatan. “Omong kosong jika kita melakukan suatu kegiatan tanpa melihat tugas dan fungsi yang sebenarnya. Oleh karena itu ke depan kita tidak akan lagi ‘menoleh’ apalagi ‘menabrak’ tusi orang lain. Semua harus berbasis kinerja yang baik, terstruktur, terjadwal, dan tentunya sesuai tusinya masing-masing.” tegasnya.

Rektor juga mengingatkan kepada seluruh pejabat yang hadir untuk berkinerja dengan baik. Apalagi dengan animo masyarakat yang semakin tinggi terhadap IAIN Pontianak, untuk itu ia meminta kepada masing-masing pihak untuk meningkatkan kinerja dan melaksanakan setiap kegiatan secara terukur, efektif, dan memiliki output/outcome yang jelas. “Kita harus menjawab animo masyarakat yang tinggi terhadap IAIN Pontianak dengan kinerja yang baik. Kerja yang baik tidak hanya dengan melaksanakan kegiatan yang ritualistik semata. Janganlah kita hanya menjadi ‘Wayang DIPA’, melainkan kita harus menjadi dalang dari DIPA itu sendiri dengan cara melaksanakan kegiatan yang berbasis kinerja dan sesuai tusinya.” Pungkasnya.

Dalam kesempatan ini pula disosialisasikan sembilan pilar semangat kerja IAIN Pontianak oleh sembilan pegawai non ASN pengisi suara di video yang tersebar di youtube https://www.youtube.com/watch?v=h6VxWpIbqaw , instagram, facebook, dan WA. Sembilan orang tersebut antara lain: Septian Utut Sugiatno, Abdullah, Merry Ersya, Andry Fitriyanto, Syueib, Fathaniah, Mochammad Hamdan, Heriansyah, dan Fitri.

Penulis: Septian Utut
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here