MALANG (iainptk.ac.id)–Wakil Rektor III IAIN Pontianak menghadiri gala dinner kegiatan Koordinasi Forum Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia, Selasa (29/01) di Ruang Sidang Balai Kota Malang. Acara tersebut terlaksana mulai tanggal 29 s.d 31 Januari 2019. Berpusat di Atria Hotel & Conference Malang Jl. Letjen S Parman No. 87-89, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag, Kasubdit Sarana Prasarana Kementrian Agama RI Drs. Syafriansyah, Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama PTKIN Se- Indonesia Dr.H.Waryono, M.Ag, Para Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama PTKIN Se-Indonesia, Sekretaris Daerah Kota Malang dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir. Sebagai kota pendidikan, keberadaan perguruan tinggi yang mencapai lebih dari 60 perguruan tinggi sangat penting. Kota Malang merupakan salah satu kota yang telah banyak didatangi mahasiswa dari daerah lain maupun mancanegara untuk belajar di Malang. Dengan banyaknya mahasiswa dari luar kota maupun mancanegara, menjadikan Kota Malang sebagai miniatur nusantara. Ia pun berkomitmen akan membantu suksesnya penyelenggaraan PIONIR IX Tahun 2019 di Kota Malang.

 

“Kami merasa bangga dan insyaallah akan membantu menyukseskan even nasional bagi kalangan mahasiswa PTKIN ini,” paparnya.

Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag mengatakan penunjukan UIN Maulana Malik Ibrahim menjadi Tuan Rumah PIONIR IX 2019 merupakan kehormatan sekaligus harapan untuk menjaring bakat minat mahasiswa di bidang olahara, seni, dan riset.

“PIONIR merupakan ikhtiar menjadikan PTKIN unggul dan bersaing dengan perguruan tinggi lainnya,” katanya.

Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan mewakili Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam pada Rapat Koordinasi Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni PTKIN se-Indonesia, Safriansyah menyampaikan Kreatifitas dan inovasi mahasiswa akan terus dieksplorasi untuk menyambut tantangan era revolusi industri 4.0 dan generasi millenial yang kental dengan kemajuan teknologi informasi.

“Tantangan mahasiswa generasi millenial sangat komplek, dibutuhkan kapasitas di bidang komputer, teknologi informasi dan media sosial, dan juga kemampuan bahasa asing.” ujarnya.

Selain mengevaluasi program tahun 2018 dan mensinkronkan program kemahasiswaan antara PTKIN dan Kementerian Agama, Koordinasi Kemahasiswaan juga membahas pematangan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke-9 Tahun 2019.

“Melalui PIONIR kreativitas mahasiswa di bidang ilmiah, olahraga, seni dan riset akan tereksplor dengan baik,” harap Safri.

Penulis: Septian Utut
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here