IAIN Pontianak

Peringati Bulan Bahasa dan HUT Kota Pontianak, ADLIBI IAIN Pontianak Gelar Pendampingan Menulis di SMP Pesantren Assalam

Pontianak (iainptk.ac.id) Kamis, 15 Oktober 2026 – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pontianak, Asosiasi Dosen Linguistik dan Bahasa Indonesia (ADLIBI) IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pendampingan menulis dengan tema “Merajut Cerita di Khatulistiwa” di SMP Pesantren Assalam Pontianak, Kamis (15/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan SMP Pesantren Assalam dan disambut hangat oleh Kepala Sekolah Assalam, Hj. Nurtilawati, S.E., M.Pd beserta dewan guru yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua ADLIBI, Dr. Yusriadi, MA, bersama anggota ADLIBI, yaitu Muhammad Djarot, M.Pd, Farninda Aditya, M.Pd, dan Septian Utut Sugiatno, M.Pd. Kehadiran para dosen tersebut untuk mendukung peningkatan kemampuan literasi dan keterampilan menulis di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Pesantren Assalam, Hj. Nurtilawati, S.E., M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap pendampingan ini dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk terus belajar, membaca, dan mengembangkan kemampuan menulis sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Hari ini menjadi momentum bagi kalian untuk menatap masa depan. Perbanyaklah membaca buku, karena buku adalah jendela dunia. Semoga Bapak dan Ibu dosen bisa kembali datang ke sini untuk memberikan motivasi berharga dan pengetahuan dalam menulis,” ungkapnya.

Salah satu Anggota ADLIBI, Farninda Aditya, M.Pd mengungkapkan melalui kegiatan ini, ADLIBI IAIN Pontianak berharap siswa semakin termotivasi untuk membaca dan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Kegiatan pendampingan menulis ini juga menjadi bentuk kontribusi dosen dalam memperkuat budaya literasi serta membangun kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah.

Ia pun menjelaskan, momentum Bulan Bahasa dan HUT Kota Pontianak diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat berliterasi, berkarya, dan mencintai bahasa Indonesia di kalangan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan (reward) kepada siswa yang menghasilkan tulisan menarik. Almira Aina Ramadhani, siswa kelas IX peraih terbaik pertama, mengaku tidak menyangka dapat meraih penghargaan tersebut. Ia merasa bersyukur dan bahagia atas apresiasi yang diterimanya. Sementara itu, Firly Firmansyah, siswa kelas VIII yang meraih terbaik kedua, mengungkapkan rasa senang dan haru. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan menulis, berani menuangkan gagasan, serta meningkatkan minat baca dan literasi sejak dini.

Penulis : Septian Utut

Editor : Bambang

Scroll to Top