Pontianak, IAIN pontianak–Rektor IAIN Pontianak, Dr Syarif S.Ag MA menghadiri pertunjukan seni budaya konser sumpah pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda serta penganugerahan mahasiswa berprestasi, berlangsung di Gedung Sport Center IAIN Pontianak, Sabtu (27/10/2018) malam.

Rektor IAIN Pontiank Dr. Syarif, dalam sambutannya menyampaikan di era kemerdekaan pemuda harus mengisinya dengan berbagai pretasi.

“IAIN Pontianak maju berpretasi harus berbasis output, mahasiswa sebagai sel inti bangsa” ujarnya

Lebih lanjut Dr. Syarif menyampaikan akan menverifikasi para ketua UKM dan UKK melalui Warek Tiga, Dr Abdul Mukti dengan tujuan agar mahasiswa-mahasiswa yang berada di organisasi dalam kampus terhindari persolan radikalime.

Mewakili Gubernur Kalbar, Drs. Sugeng Hariadi MM. Kadispora Kalbar yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap agenda luar biasa ini.

“Saya sangat mengapreasi kegiatan para pemuda ini, kami dari Dispora juga memiliki program pemuda pelopor, mari pemuda dari IAIN Pontianak juga ikuti program tersebut, dengan mengikuti persyaratan yang telah ditentukan. IAIN Pontianak semakin berkembang baik di bidang akademik maupun non akademik, hal tersebut sangat baik untuk kemajuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Konser sumpah pemuda ini dihadiri oleh , Wakil Rektor 1 IAIN Pontianak, Wakil Rektor Tiga IAIN Pontianak, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) dan Dekan Ushuludin Adab Dan Dakwah (FUAD) serta para penonton yang memenuhi gedung sport center IAIN Pontianak.

Konser sumpah pemuda yang mengusung tema 90 menit pertunjukan untuk 90 tahun janji suci pemuda, menampilkan berbagai pertunjukan yang menarik, yakni diawali dengan Opening cermony dilanjutkan dengan solois gian flang” tanah air” kolosal kekayaan indonesia – kolosal kerukunan indenesia, Tari dan paduan suara menyanyikan lagu cik-cik periok jali-jali, manuk dadali, jempua, janger, yangko rambe amko, indonesia pusaka, hadrah, marching band, tari dayu, tari cidayu, drama laga silat, solois bunga, tilawah, tarian jiwa dan solois “damai bersamamu”, ikrar sumpah pemuda, perang seni silat tunggal dan seni ganda, proklamasi quarted – merah putih paskibra.

Penulis: Abdullah

Editor: Sukardi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here