Pontianak (iainptk.ac.id) Sabtu, 7 November 2026 – Ma’had Al-Jamiah IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fashohah dengan tema “Membaca Al-Qur’an bagi Mahasantri Al-Jamiah IAIN Pontianak” pada 7 hingga 8 November 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Abdul Arani IAIN Pontianak dan diikuti oleh para mahasantri Al-Jamiah.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasantri dalam membaca dan menulis Al-Qur’an secara baik dan benar, sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga kualitas bacaan sesuai kaidah tajwid dan fashohah.
Pembukaan kegiatan disampaikan oleh Ahmad Saiful, M.Pd., selaku ketua panitia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa bimtek fashohah merupakan kegiatan yang sangat penting bagi para mahasantri, terutama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an serta membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan benar.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan seksama, sehingga materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat dipahami serta memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini sangatlah penting. Saya berharap kawan-kawan mahasantri mengikuti kegiatan ini dengan seksama agar ilmu yang diperoleh benar-benar bermanfaat dalam kehidupan mahasantri, baik dalam menjalankan aktivitas akademik maupun kehidupan spiritual,” ungkap Ahmad Saiful.
Dalam kegiatan tersebut, Ma’had Al-Jamiah IAIN Pontianak menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Juliandyah, M.Pd., Ustad Harun Ar Rasyid, dan Ustadzah Ayu Juni Andasari, S.Ag. Para narasumber memberikan materi dan bimbingan terkait peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya dalam aspek fashohah, ketepatan pengucapan huruf, serta penerapan kaidah tajwid.
Melalui kegiatan ini, para mahasantri diharapkan mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci sebagai pedoman kehidupan.
Bimtek Fashohah ini juga diharapkan menjadi motivasi dan penyemangat bagi mahasantri Al-Jamiah IAIN Pontianak dalam menjalani kehidupan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta membangun karakter yang berlandaskan Al-Qur’an.
Penulis : Asip
