Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK IAIN Pontianak menyelenggarakan Musyawarah Wilayah IV ke-III dengan tema: Peningkatan Kapasitas Global Untuk Membangun Pergerakan Lokal, Kamis (26/4) bertempat di Gedung Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak. Acara tersebut dirangkai juga dengan Seminar Nasional: Pemuda-Pemudi Pembangun Peradaban Pancasilais. Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Walikota Pontianak Bidang Pemerintahan dan SDM, Aswin Taufik, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Zaenuddin, MA, dan Dekan FTIK IAIN Pontianak, Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd beserta jajarannya, serta Pengurus IMPI Pusat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan DEMA, UKM, UKK serta diikuti oleh Mahasiswa Jurusan PGMI FTIK IAIN Pontianak.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari sekian banyak agenda yang dilaksanakan oleh Jurusan PGMI dalam rangka Milad PGMI ke-III. Sebelumnya Jurusan PGMI telah melaksanakan Jalan Santai (22/4), Pembukaan Milad PGMI ke-III dan dilanjutkan Lomba Tahfidz Qur’an Tingkat SD/MI se-Pontianak dan Kubu Raya (23/4), Lomba Media Pembelajaran dan Mading 2 Dimensi se-PGMI dan PIAUD (24/4), Lomba Tahfidz Qur’an se-PGMI dan Lomba Debat Pendidikan se-FTIK (25/4).

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Joni Iskandar memaparkan jika kegiatan Muswil ini dilaksanakan mulai tanggal 26 s.d 29 April 2018. Peserta Muswil merupakan perwakilan dari PTKIN/PTKIS Wilayah IV terdiri dari 15 kampus yang ada di Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Gorontalo. Adapun yang hadir saat ini 3 kampus yakni IAIN Pontianak, UIN Antasari Banjarmasin, IAIN Palopo Palu. Kegiatan ini akan dirangkai dengan seminar-seminar. Pertama, Seminar Nasional: Pemuda-Pemudi Pembangun Peradaban Pancasilais (26/4), Seminar Bersama Nordianto dari Youth Advisory Panel United Nations Population Funds (27/6), dan Seminar Nasional Bersama Pemateri PGMI Pusat (28/4).

Sementara itu, Ketua Jurusan PGMI FTIK IAIN Pontianak, Drs. Mansur, M.Pd menjelaskan, kali ini Jurusan PGMI melaksanakan kegiatan yang cukup besar. Muswil Wilayah, Seminar Nasional, dan Milad PGMI. Selaku Ketua Jurusan PGMI, dirinya mengapresiasi sebesar-besarnya kerja keras panitia dalam mensukseskan kegiatan ini. Ia berharap semua Mahasiswa PGMI terlibat aktif dan mendukung dalam setiap rangkaian kegiatan. Ia pun berterima atas kehadiran UIN Antasari Banjarmasin, IAIN Palopo Palu, dan Pengurus IMPI Pusat dari UIN Malik Ibrahim Malang yang berkenan hadir dalam Muswil kali ini. Semoga ke depan kegiatan ini diikuti lebih banyak lagi peserta dari PTKIN/PTKIS se-Indonesia.

Ia pun menambahkan, rangkaian seminar ini akan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd (Dekan FTIK IAIN Pontianak), Dr. Fauzan, MA (Ketua Asosiasi PGMI), dan Narayana Sastrawiguna (Pengembangan Akreditasi Perguruan Tinggi). Kajur PGMI ini berharap, dengan adanya beberapa narasumber ini semoga dapat memberikan arahan, pandangan, dan upaya dalam meningkatkan akreditasi jurusan yang semula C minimal menjadi B. Lebih lanjut ia berharap agar seluruh Mahasiswa PGMI bisa bergabung keanggotaan Ikatan Mahasiswa PGMI Se-Indonesia (IMPI). Dengan bergabung di IMPI, mahasiswa dapat bertukar pikiran dan pengalaman untuk membantu kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah di daerahnya masing-masing.

Dekan FTIK IAIN Pontianak, Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd mengemukakan jika ada 4 hal yang harus dilakukan dalam melaksanakan kegiatan yaitu chritical thinking, colaboratif, creative, dan communicative khususnya di Jurusan PGMI FTIK IAIN Pontianak. Sesuai dengan tema Muswil kali ini yaitu, Peningkatan Kapasitas Global Untuk Membangun Pergerakan Lokal, dirinya menjelaskan tema ini harus dikaitkan dengan 4 C + 21 kompetensi. Seperti contoh colaboratif yaitu kemampuan berkomunikasi melalui jurnal. Ia berharap semoga ke depan ada jurnal ilmiah mahasiswa tingkat nasional dalam rangka kolaborasi akademik ilmiah. Ia berharap juga kegiatan Muswil ini dapat menghasilkan program-program produktif yang dapat mewujudkan 4 C + 21 kompetensi tadi, hingga nantinya lulusan kita dapat bersaing dengan PTKIN/PTKIS se-Indonesia dan luar negeri.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Zaenuddin, MA mengatakan “Sekarang ini muncul ikatan atau asosiasi tingkat mahasiswa baik itu tingkat prodi, jurusan, maupun fakultas. Dengan begitu diperlukan sarana informasi dan komunikasi yang mendunia agar terjalin silaturahmi yang berkelanjutan. Media merupakan salah satu sarana yang paling efektif untuk mewujudkan hal itu. Mahasiswa harus melek media. Khususnya media sosial. Literasi media harus mulai dikembangkan di kalangan mahasiswa” jelasnya.

Zainuddin menambahkan, “Sebagai pejabat yang menangani kemahasiswaan, saya merasa bangga dan sangat mendukung acara-acara seperti ini. Mahasiswa harus meningkatkan networking. Seminar dan musyawarah ini bagian dari networking. Maka dari itu manfaatkanlah networking tersebut. Dengan begitu kita dapat meningkatkan kemampuan kita. Jika dalam ilmu antropologi ada 4 modal yaitu modal ekonomi, modal intelektual, modal sosial, dan modal spiritual.” paparnya.

Staf Ahli Walikota Pontianak Bidang Pemerintahan dan SDM, Aswin Taufik yang sekaligus membuka acara secara resmi mengungkapkan jika Muswil IV Jurusan PGMI ini merupakan kesempatan untuk membuat langkah-langkah strategis satu tahun ke depan dan dapat berpengaruh besar khususnya bagi mahasiswa serta masyarakat luas pada umumnya.

“Dahulu Madrasah Ibtidaiyah tidak menarik. Tidak menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya. Karena dianggap kurang berkualitas. Padahal guru madrasah ibtidaiyah merupakan guru kelas yang dituntut mengajar semua mapel ditambah dengan mapel kepesantrenan. Akan tetapi sekarang banyak Madrasah Ibtidaiyah yang berkembang sebagai madrasah modern dan favorit di masyarakat. Bagi lulusan PGMI lapangan pekerjaan masih luas karena semakin banyak masyarakat yang percaya akan madrasah ibtidaiyah. Seperti slogan madrasah lebih baik, lebih baik madrasah.” ujarnya.

“Atas nama walikota dan pemerintah Kota Pontianak, saya mengucapkan selamat melaksanakan Musyawarah Wilayah IV Jurusan PGMI. Semoga musyawarah ini dapat meletakkan fondasi solidaritas sesama mahasiswa dan membuat citra Jurusan PGMI semakin meningkat.” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here