PONTIANAK (iainptk.ac.id) — Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif berkomitmen untuk melakukan pembenahan kampus yang ia pimpin. “Ke depan kami akan terus melakukan pembenahan kampus di segala aspek. Semuanya diupayakan untuk melalui digitalisasi online yang terintegrasi.” Hal itu dinyatakan rektor saat menyampaikan sambutan menutup acara visitasi akreditasi perguruan tinggi yg digelar di Audit Syeikh Abdul Rani Mahmud, Senin (10/12/2018).

BAN-PT menugaskan tim asesor untuk melakukan visitasi akreditasi perguruan tinggi ke IAIN Pontianak. Tim tersebut terdiri dari Dr. Akhmad Rifai (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga), Prof. Dr. Soesanto, M.Pd (Universitas Negeri Semarang), Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M.Ag (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Rektor Syarif menyampaikan rasa syukur dan apresiasi luar biasa atas kedatangan ketiga assessor dalam kesempatan kali ini. Menurutnya momen ini mensignifikansi apa yang selama ini terkesan ia paksakan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Terutama bagi anggaran fakultas yang dialihkan untuk mendukung terwujudnya AIPT IAIN Pontianak. “Segala hal yang terkesan saya paksakan kepada seluruh pejabat demi mewujudkan AIPT ini. Kita gunakan semua pembiayaan itu untuk mendukung basis dan tata kelola perguruan tinggi.” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan jika beruntung sekali orang yang hadir dalam kesempatan kali ini karena menjadi saksi sejarah dimana IAIN Pontianak resmi divisitasi oleh Tim Assessor BAN-PT.

“Sejarah akan mencatat ini semua. Semua berperan dalam terwujudnya momen ini. Terbukti motto kerja yang saya canangkan yaitu kebersamaan akan merajut kekompakan. Dengan kekompakan kita ukir prestasi. Sebaik-baiknya prestasi adalah untuk kemajuan IAIN kita. Terima kasih tak terhingga saya ucapkan kepada seluruh elemen mulai dari jabatan paling rendah hingga jabatan paling tinggi. Kami haturkan terima kasih pula kepada ketiga assessor yang hadir hari ini. Kehadiran ketiga assessor semoga menjadi berkah dan karunia dari Allah SWT bagi IAIN Pontianak.” pungkasnya.

Penulis: Septian Utut
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here